Jangkau Lima Kecamatan, Nisha Anggraeni Pastikan Tak Ada Aspirasi Warga Dapil III yang Terlewat

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Nisha Anggraeni


SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU - Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Nisha Anggraeni, menjalankan agenda Reses Masa Sidang II Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang cukup luas, meliputi lima kecamatan sekaligus. Kelima kecamatan tersebut adalah Permata Intan, Sei Babuat, Sumber Barito, Uut Murung, dan Seribu Riam, yang dikunjungi pada Jumat (3/7/2026).

Kegiatan reses ini menjadi salah satu wujud pelaksanaan tugas konstitusional anggota dewan dalam menyerap suara masyarakat sekaligus mengevaluasi sejauh mana progres pembangunan yang telah berjalan di lapangan. Melalui reses, Nisha juga memastikan agar setiap kebijakan yang dirancang pemerintah daerah benar-benar selaras dengan kebutuhan riil warga di seluruh pelosok Dapil III.

Mengingat karakteristik geografis Dapil III yang terbilang luas dengan tantangan aksesibilitas yang tidak ringan, kehadiran langsung wakil rakyat di tengah masyarakat dinilai menjadi kunci penting agar tak satu pun aspirasi warga terlewat begitu saja.

"Reses bukan hanya acara rutin, melainkan amanat konstitusi yang harus kita jalankan dengan sepenuh hati. Kami hadir di tengah masyarakat untuk mendengar secara langsung, mencatat setiap masukan, dan kemudian mengawal agar setiap usulan tersebut bisa terealisasi dalam perencanaan pembangunan daerah," ujar Nisha di sela-sela dialog bersama warga.

Selama rangkaian reses berlangsung, Nisha melakukan dialog intensif dengan berbagai unsur masyarakat, mulai dari kepala desa, tokoh masyarakat, perangkat desa, tokoh adat, hingga elemen warga lainnya yang mewakili beragam lapisan sosial. Setiap masukan yang disampaikan turut memberikan gambaran nyata mengenai kondisi terkini serta kebutuhan mendesak di masing-masing kecamatan yang dikunjungi.

Dari seluruh aspirasi yang terjaring, mayoritas warga menyoroti kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antarkecamatan, pemenuhan akses air bersih, peningkatan mutu layanan pendidikan dan kesehatan khususnya di kawasan terpencil, dukungan bagi pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, hingga penguatan kapasitas aparatur desa sebagai garda terdepan pelayanan publik.

Nisha menegaskan, seluruh masukan yang diterima selama reses akan dihimpun secara menyeluruh untuk kemudian diperjuangkan melalui jalur yang sesuai, baik lewat pembahasan di komisi terkait maupun mekanisme Badan Anggaran DPRD Kabupaten Murung Raya, agar dapat masuk dalam daftar prioritas pembangunan daerah.

"Kita tidak bisa membedakan antara satu kecamatan dengan yang lain di Dapil III. Baik Permata Intan, Sei Babuat, Sumber Barito, Uut Murung, maupun Seribu Riam, semuanya harus mendapatkan perhatian yang sebanding. Program pembangunan yang dirancang harus benar-benar mampu menjawab setiap persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan," tegasnya.

Menurut Nisha, hasil pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak nyata tidak mungkin tercapai hanya lewat kerja satu pihak. Dibutuhkan sinergi erat antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Murung Raya, pemerintah desa di setiap tingkatan, serta masyarakat sebagai subjek sekaligus objek dari pembangunan itu sendiri.

Ia meyakini, perencanaan pembangunan yang disusun berdasarkan data aktual dan mengacu langsung pada aspirasi masyarakat akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran serta memberi manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga. (*)


(nash/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama