Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor saat meninjau pembangunan drainase di Jalan D.I. Panjaitan, Kamis (1/10/2026). |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan penanganan drainase secara bertahap untuk mengurangi persoalan genangan di kawasan perkotaan.
Bupati Kotim Halikinnor meninjau pembangunan drainase di Jalan Tjilik Riwut dan Jalan D.I. Panjaitan, Kamis (1/10/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia memastikan pekerjaan terus berjalan sekaligus melihat kebutuhan penanganan lanjutan di sejumlah titik.
Pembangunan drainase di Jalan Tjilik Riwut saat ini telah mencapai sekitar 50 persen. Sementara pekerjaan di Jalan D.I. Panjaitan berada di kisaran 30 hingga 35 persen.
Halikinnor mengatakan pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi genangan yang selama ini terjadi di sejumlah kawasan, termasuk Pelita dan sekitar Jalan Suprapto.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak cukup ditangani hanya dengan membangun saluran baru. Kondisi drainase lama juga perlu dibenahi karena terdapat saluran yang mengalami pendangkalan, penyempitan hingga tertutup.
“Pendangkalan, sempit, dan penangkalan, tertutup. Sebagian besar tertutup. Makanya kita lakukan pembersihan tadi sementara,” ujarnya.
Pembersihan dan normalisasi drainase dilakukan sembari menunggu pembangunan lanjutan. Pemerintah daerah juga berencana meneruskan pembangunan saluran menuju kawasan Pelita pada tahun depan.
Halikinnor menjelaskan, pembangunan yang dilakukan saat ini diharapkan dapat membentuk jalur aliran air dari kawasan yang selama ini rawan genangan menuju saluran baru di Jalan D.I. Panjaitan.
“Harapannya nanti ketika drainase yang terbangun tadi jadi, air sudah bisa mengalir ke situ,” katanya.
Selain Tjilik Riwut dan D.I. Panjaitan, pemeliharaan drainase juga dilakukan di sejumlah ruas jalan lainnya. Pemerintah daerah berupaya melakukan normalisasi secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Halikinnor menargetkan pekerjaan yang saat ini berjalan dapat diselesaikan pada akhir tahun sesuai kontrak. Sementara pembangunan lanjutan diharapkan dapat memperkuat sistem drainase sehingga genangan di kawasan perkotaan semakin berkurang saat musim hujan.(*)
(sal/satuhabar)
Tags
Kotawaringin Timur