Pasar Blauran Bakal Ditata, Halikinnor Ingin Jadi Daya Tarik Wisata

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor saat memberikan keterangan kepada awak media terkait rencana penataan Pasar Blauran, Kamis (1/10/2026).



SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan penataan kawasan Pasar Blauran agar tetap mempertahankan karakter pasar tradisional sekaligus memiliki daya tarik bagi wisatawan.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan konsep penataan Pasar Blauran saat ini sedang disiapkan oleh pemerintah daerah melalui kolaborasi sejumlah perangkat daerah.

“Pasar Blauran itu karena kita tahu itu lama, itu kita pertahankan. Tapi kita desain lampunya, kita bentuk bagaimana itu supaya jadi sesuatu yang menarik,” kata Halikinnor, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, Pasar Blauran memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu kawasan yang memiliki ciri khas tersendiri. Karena itu, keberadaan pasar lama tidak akan dihilangkan, melainkan ditata agar lebih menarik dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Penataan tersebut akan melibatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama perangkat daerah terkait, termasuk sektor pariwisata dan perhubungan.

Halikinnor menyebut konsep tersebut salah satunya terinspirasi dari pengelolaan pasar di luar negeri yang mampu menjadikan kawasan pasar sebagai bagian dari daya tarik daerah.

“Jadi nanti Pasar Blauran itu karena kita tahu itu lama, kita pertahankan. Tapi kita desain lampunya, kita bentuk bagaimana itu supaya jadi sesuatu yang menarik,” ujarnya.

Selain penataan kawasan, pemerintah juga mempertimbangkan penyediaan kios dengan bentuk yang lebih seragam sehingga kawasan pasar terlihat lebih tertata.

Rencana tersebut diharapkan dapat menghidupkan aktivitas di kawasan Pasar Blauran. Menurut Halikinnor, kawasan yang ramai dan tertata juga dapat membantu mengurangi potensi terjadinya aktivitas kriminal di lokasi tersebut.

Pemerintah daerah menargetkan penataan tersebut dapat diresmikan bertepatan dengan Hari Jadi Kotim. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

“Rencananya mudah-mudahan, tapi tergantung duitlah,” katanya.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama