Gubernur Kalteng dan Pangdam XXI/Tambun Bungai Teken MoU Percepatan Koperasi Merah Putih

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXI/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam Rakortek Percepatan Operasionalisasi Koperasi Merah Putih Tahun 2025, Selasa (25/11/2025). (Dok. MMCKalteng)


SATUHABAR.COM, KALTENG - Palangka Raya - Upaya mempercepat pembangunan dan operasionalisasi Koperasi Merah Putih di Kalimantan Tengah mendapat dorongan baru setelah Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXI/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam Rakortek Percepatan Operasionalisasi Koperasi Merah Putih Tahun 2025, Selasa (25/11/2025).

Penandatanganan MoU ini menjadi sorotan utama Rakortek karena melibatkan koordinasi strategis antara pemerintah daerah dan unsur TNI. Kolaborasi tersebut bertujuan mempercepat verifikasi lahan, pembinaan, pengawasan, hingga percepatan pembangunan gerai koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Kalimantan Tengah.

Gubernur Agustiar menegaskan bahwa dukungan TNI menjadi faktor penting dalam memperlancar pelaksanaan program prioritas nasional ini. “Kolaborasi pemerintah daerah dengan Pangdam XXI/Tambun Bungai menjadi kunci untuk mempercepat proses administrasi, penyediaan lahan, hingga eksekusi pembangunan gerai,” katanya.

Mayjen TNI Zainul Arifin menyatakan komitmen penuh mendukung Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mempercepat program yang berorientasi pada penguatan ekonomi rakyat tersebut. Ia menegaskan bahwa TNI siap membantu dalam aspek pendampingan lapangan dan fasilitasi sesuai kewenangan yang diatur negara.

“Kami mendukung penuh pengembangan Koperasi Merah Putih karena program ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa. TNI akan bersinergi untuk memastikan setiap tahap berjalan lancar,” ujar Pangdam.

MoU tersebut juga ditandatangani oleh pemerintah kabupaten/kota serta pihak terkait lainnya sebagai wujud komitmen bersama. Penandatanganan itu menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan peran pemerintah dan aparat kewilayahan dalam mempercepat operasionalisasi koperasi.

Rakortek yang digelar 24–26 November ini diharapkan mampu mengakselerasi pembangunan koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Kalteng, sekaligus memperkuat pondasi ekonomi daerah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. (*)

(dho/satuhabar)


Lebih baru Lebih lama