Murung Raya Gelar Wisuda Sekolah Lansia, Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Usia Emas

 Asisten I Setda Mura Rahmat K. Tambunan, Plt. Kepala Dinas DALDUK KBP3A Lynda Kristiane, serta para wisudawati berfoto bersama dalam Wisuda Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah”, di Aula DPMD, Senin (1/12/2025). 


SATUHABAR.COM, KALTENG - Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menunjukkan komitmennya pada peningkatan kualitas hidup warga lanjut usia melalui penyelenggaraan Wisuda Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah”, Senin (1/12/2025). Acara yang berlangsung di Aula DPMD itu menjadi momentum apresiasi bagi para lansia yang selama ini konsisten mengikuti program pembelajaran.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Setda Mura Rahmat K. Tambunan, Plt. Kepala Dinas DALDUK KBP3A Lynda Kristiane, jajaran TP-PKK, serta para wisudawati dan keluarga.

Plt. Kepala Dinas DALDUK KBP3A, Lynda Kristiane, menyampaikan bahwa tahun ini sebanyak 22 lansia dinyatakan lulus setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran. Dari total 24 peserta awal, dua di antaranya tidak dapat melanjutkan karena satu meninggal dunia dan satu mengalami kecelakaan.

Menurut Lynda, keberadaan Sekolah Lansia bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bertujuan memastikan para lansia tetap memiliki ruang untuk belajar, bersosialisasi, dan memperkuat kesehatan fisik maupun mental.

“Program ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah untuk membuat para lansia tetap aktif, sehat, serta produktif. Sinergi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya peningkatan kesejahteraan lansia,” ujarnya.

Dalam sambutan mewakili Bupati Murung Raya, Asisten I Rahmat K. Tambunan menegaskan bahwa keberadaan para lansia adalah aset sosial yang tidak ternilai.

Rahmat menyebut wisuda ini menjadi simbol penghargaan terhadap perjalanan panjang yang telah dilalui para sesepuh. “Mereka adalah penjaga nilai, pelaku pembangunan, dan teladan bagi generasi yang kini meneruskan estafet kemajuan daerah,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa usia senja tidak menghalangi siapa pun untuk terus berkembang. Justru pengalaman dan kebijaksanaan para lansia menjadi modal penting bagi generasi muda dalam memahami nilai kehidupan dan semangat kebersamaan.

Rahmat menambahkan bahwa Pemkab Murung Raya terus memperkuat berbagai program peningkatan kualitas hidup lansia, mulai dari layanan kesehatan berkelanjutan, aktivitas sosial, hingga pemberdayaan komunitas.

Upaya tersebut sejalan dengan visi daerah untuk menciptakan masyarakat yang inklusif dan sejahtera. Pemerintah juga mengajak masyarakat mengambil peran dalam memberikan perhatian kepada para lansia sebagai bagian dari nilai luhur bangsa.

“Menghormati lansia adalah jati diri masyarakat kita. Dengan memperhatikan mereka, kita menjaga nilai kekeluargaan dan memperkuat gotong royong,” tegasnya.

Wisuda Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” tak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa kelompok usia lanjut tetap memiliki ruang untuk berkarya dan membangun relasi sosial. Pemkab Murung Raya berharap program ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pembinaan lansia di wilayah lain. (*)

(faidh/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama