DPRD Murung Raya Nilai Program Kartu Hebat BLT Jadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono


SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU – Program Kartu Hebat Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Murung Raya mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. DPRD menilai bantuan tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, mengatakan bahwa kehadiran bantuan sosial dalam bentuk tunai memiliki dampak langsung terhadap kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga, program bantuan seperti Kartu Hebat BLT menjadi bentuk keberpihakan pemerintah kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

"Program ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat rentan. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjaga daya beli masyarakat," kata Mahyono, Selasa (20/1/2026).

Dari perspektif DPRD, lanjutnya, keberhasilan program bantuan sosial tidak hanya diukur dari jumlah anggaran yang disalurkan, tetapi juga dari ketepatan sasaran penerima manfaat. Karena itu, proses pendataan harus dilakukan secara cermat dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan kesenjangan maupun kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Mahyono menegaskan bahwa validitas data menjadi faktor utama yang menentukan efektivitas program bantuan pemerintah. Oleh sebab itu, seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah desa, diharapkan terus melakukan pemutakhiran data warga sesuai kondisi riil di lapangan.

"DPRD berharap proses verifikasi dan validasi data dilakukan secara maksimal sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Akurasi data sangat penting untuk menjamin keadilan dalam penyaluran bantuan," ujarnya.

Selain memberikan dukungan terhadap program bantuan tunai, DPRD juga mendorong pemerintah daerah agar menyiapkan langkah lanjutan yang lebih berorientasi pada peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.

Menurut Mahyono, bantuan sosial sebaiknya menjadi pintu masuk untuk mendorong masyarakat mengembangkan usaha produktif melalui pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, hingga penguatan akses permodalan.

Ia menilai pendekatan tersebut akan memberikan dampak yang lebih berkelanjutan dibandingkan bantuan yang hanya bersifat konsumtif.

"Kami berharap ke depan program bantuan sosial dapat dipadukan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, penerima bantuan memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan dan keluar dari kategori masyarakat rentan secara bertahap," jelasnya.

DPRD Murung Raya juga berkomitmen untuk terus melakukan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program kesejahteraan sosial agar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah desa, dan masyarakat, Program Kartu Hebat BLT diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam membantu warga kurang mampu, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar pembangunan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Murung Raya. (*)


(nash/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama