![]() |
| Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, turut hadir dalam kegiatan pelepasan peserta lomba di halaman Masjid Agung Puruk Cahu, Rabu (4/3/2026) malam. (Dok. DIskominfo SP Mura) |
SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Lomba Bagarakan Sahur yang menjadi bagian dari rangkaian Ramadan Fest III di Puruk Cahu. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi hiburan masyarakat selama bulan suci Ramadan, tetapi juga memiliki nilai budaya, sosial, dan keagamaan yang penting untuk terus dilestarikan.
Dina Maulidah yang turut hadir dalam kegiatan pelepasan peserta lomba di halaman Masjid Agung Puruk Cahu, Rabu (4/3/2026) malam, menilai tradisi bagarakan sahur merupakan salah satu kearifan lokal yang mampu memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda.
“DPRD Murung Raya sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Bagarakan Sahur bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga tradisi Ramadan yang telah lama hidup di tengah masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi,” ujar Dina.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan yang melibatkan kalangan pemuda, pelajar, organisasi masyarakat, hingga kelompok warga tersebut menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dalam menyemarakkan bulan Ramadan.
Politisi PKB itu menilai kegiatan bernuansa religius dan budaya seperti Ramadan Fest perlu terus didorong karena mampu menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda sekaligus membangun karakter yang positif.
“Anak-anak muda perlu diberikan ruang untuk menyalurkan kreativitasnya melalui kegiatan yang bermanfaat. Selain mengembangkan bakat, kegiatan seperti ini juga mengajarkan nilai kebersamaan, disiplin, dan rasa tanggung jawab,” katanya.
Dina juga mengapresiasi konsistensi penyelenggara yang terus menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan. Ia berharap agenda serupa dapat terus berkembang dan menjadi salah satu ikon kegiatan masyarakat Murung Raya setiap tahun.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman yang ada.
“Ramadan mengajarkan kita tentang kebersamaan, kepedulian, dan saling menghormati. Mari kita manfaatkan bulan yang penuh berkah ini untuk memperkuat persatuan serta menjaga keharmonisan di lingkungan masing-masing,” pesannya.
Dina juga mengingatkan para peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga ketertiban selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, nilai utama dari kegiatan tersebut bukan semata-mata meraih kemenangan, melainkan membangun semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi yang diwariskan para pendahulu.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Yang paling penting adalah semangat untuk berpartisipasi, menjaga tradisi, dan menunjukkan bahwa generasi muda Murung Raya mampu berkarya melalui kegiatan yang positif,” tegasnya.
Ia berharap pelaksanaan Ramadan Fest III dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan religius di Kabupaten Murung Raya. (*)
(faidh/satuhabar)
