SATUHABAR.COM, KALTENG - PALANGKA RAYA – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan perizinan dan menciptakan iklim investasi yang ramah bagi pelaku usaha membuahkan hasil. Berdasarkan penilaian Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Kalimantan Tengah berhasil menembus peringkat tujuh terbaik nasional dalam penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Tahun 2026.
Prestasi tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor 204.S Tahun 2026 yang menetapkan Kalimantan Tengah memperoleh nilai 91,810 dengan predikat Sangat Baik. Hasil itu sekaligus menunjukkan peningkatan dibandingkan penilaian sebelumnya yang mencatat nilai 89,259.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa berbagai langkah pembenahan pelayanan publik, reformasi birokrasi, dan digitalisasi perizinan mulai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat maupun investor.
"Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya perangkat daerah yang terlibat dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan kemudahan berusaha. Peringkat ke-7 nasional dengan kategori Sangat Baik menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan perizinan dan investasi," ujar Rangga saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, pelayanan perizinan yang semakin cepat, transparan, dan terintegrasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya investasi baru yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Rangga menilai keberhasilan tersebut bukan sekadar capaian administratif, melainkan menjadi indikator bahwa transformasi pelayanan publik yang dilakukan pemerintah daerah telah berjalan ke arah yang tepat. Dengan kualitas layanan yang terus meningkat, daya saing Kalimantan Tengah di tingkat nasional juga diyakini akan semakin kuat.
Ia menambahkan, keberhasilan masuk dalam tujuh besar nasional menjadi tantangan bagi DPMPTSP untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun-tahun mendatang. Fokus utama pemerintah, kata dia, adalah memastikan proses perizinan semakin mudah diakses, efisien, dan mampu memberikan kepastian bagi para pelaku usaha.
"Kami siap mendukung visi, misi, program dan arah pembangunan yang telah ditetapkan Bapak Gubernur. Investasi yang masuk ke Kalimantan Tengah harus mampu memberikan nilai tambah, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang semakin BERKAH, Maju, dan Sejahtera," tegasnya.
Dalam pemeringkatan nasional tersebut, Kalimantan Tengah berada di jajaran provinsi dengan kinerja terbaik di Indonesia, bersanding dengan sejumlah daerah yang telah lebih dulu dikenal memiliki pelayanan investasi yang kuat. Capaian ini diharapkan semakin memperkuat citra Kalimantan Tengah sebagai daerah tujuan investasi yang kompetitif, sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
Sumber: MMCKalteng
